Candi Ratu Boko: Sejarah, Harga Tiket dan Spot Sunset Spektakuler

afrozi

Candi Ratu Boko Sunset
Candi Ratu Boko Sunset

IndoTravelPlanner.com – Candi Ratu Boko adalah bukti megah bahwa keindahan Yogyakarta tidak hanya tentang Candi Borobudur dan Prambanan. Terletak di atas perbukitan dengan ketinggian sekitar 196 meter di atas permukaan laut, situs ini menawarkan pemandangan spektakuler yang berbeda dari candi lainnya. 

Candi Ratu Boko bukanlah tempat pemujaan, melainkan kompleks istana atau keraton dari masa Mataram Kuno. Artikel ini akan mengajak Anda menjelajahi misteri, keindahan, dan informasi praktis untuk mengunjungi salah satu situs warisan budaya paling mempesona di Yogyakarta ini.

Mengenal Candi Ratu Boko: Sisa-Sisa Kemegahan Keraton

Pintu Gerbang Candi Ratu Boko

Berbeda dengan candi pada umumnya, Candi Ratu Boko (Ratu Boko Palace) adalah kompleks permukiman atau situs keraton yang dibangun pada abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra. Situs seluas sekitar 25 hektar ini terdiri dari sisa-sisa bangunan seperti gerbang masuk, pendopo, tempat pemandian, pagar pelindung, dan struktur lainnya yang menunjukkan fungsi sebagai tempat tinggal bangsawan.

Ciri Khas Utama:

  • Posisi Strategis: Berada di bukit yang memungkinkan pengawasan wilayah sekitarnya, sesuai dengan fungsi keraton.
  • Pemandangan Panorama: Menghadap langsung ke Candi Prambanan dan jika cuaca cerah, Anda dapat melihat Gunung Merapi di kejauhan.
  • Kombinasi Budaya: Arsitekturnya menunjukkan perpaduan unsur Hindu dan Buddha, yang menjadi ciri khas periode tersebut.

Sejarah & Misteri di Balik Nama Ratu Boko

Nama “Ratu Boko” sendiri berasal dari legenda rakyat Jawa, Roro Jonggrang, yang menyebutkan tentang Raja Boko (Ratu Boko), ayah dari Roro Jonggrang. Namun secara historis, siapa sebenarnya penghuni istana ini masih menjadi bahan penelitian.

Fakta Sejarah Penting:

Prasasti yang ditemukan di situs ini (seperti Prasasti Abhayagiri Wihara) menyebutkan bahwa tempat ini awalnya bernama Abhayagiri Wihara (biara di bukit yang bebas dari bahaya), dibangun oleh Rakai Panangkaran.

Fungsinya berkembang dari tempat meditasi agama Buddha menjadi istana yang megah.

Peralihan fungsi dan penghuninya diduga terkait dengan perpindahan kekuasaan dan pusat kerajaan dari Mataram Kuno ke Jawa Timur.

Spot Terbaik & Aktivitas yang Wajib Dicoba

Kunjungan ke Candi Ratu Boko akan memanjakan mata dan jiwa. Berikut hal-hal yang tidak boleh Anda lewatkan:

  • Menikmati Sunset Terbaik di Yogyakarta: Ini adalah daya tarik utama. Matahari terbenam di balik Candi Prambanan dengan langit berwarna jingga keemasan adalah pemandangan yang tak terlupakan.
  • Berfoto di Gerbang Utama (Gapura): Dua gapura, yaitu Gapura Utama dan Gapura Paduraksa, menjadi ikon fotogenik dengan pemandangan luas sebagai latar belakang.
  • Jelajahi Pendopo & Batu Kapur: Rasakan kemegahan istana dengan duduk di reruntuhan pendopo yang luas.
  • Melihat Kolam Pemandian (Keputren): Area yang diduga digunakan para putri kerajaan untuk bermandi.
  • Wisata Sejarah & Edukasi: Pelajari struktur arsitektur kuno dan sistem saluran air yang canggih pada masanya.

Pintu Gerbang, Pendopo, & Pemandangan Sunset Spektakuler

Candi Ratu Boko Sunset

Kompleks Candi Ratu Boko terbagi dalam beberapa bagian utama:

  • Gapura Utama (Bagian Barat): Terdiri dari dua gerbang besar. Gerbang dalam terbuat dari batu andesit, sementara gerbang luar dari batu putih (kapur).
  • Gapura Paduraksa (Bagian Timur): Gerbang dengan atap yang lebih utuh, sering dijadikan spot foto favorit.
  • Pendopo (Platform utama): Sebuah alun-alun luas dengan fondasi batu andesit, dipercaya sebagai tempat kegiatan kerajaan.
  • Paseban: Teras bertingkat yang menghadap ke arah barat, spot sunset paling populer.
  • Kolam Pemandian: Terletak di bagian tenggara, terdiri dari tiga kolam persegi yang dihiasi lingga dan yoni.

Harga Tiket Masuk & Jam Operasional Terbaru

Harga Tiket Masuk Candi Ratu Boko

Harga tiket Candi Ratu Boko dibedakan berdasarkan waktu kunjungan karena keistimewaan sunset-nya.

Jam Operasional:

  • Buka Setiap Hari: 06.00 – 17.00 WIB.
  • Area Sunset: Dibuka khusus mulai pukul 15.00 – 17.30 WIB.

Harga Tiket Masuk (Perkiraan 2024):

  • Tiket Reguler Dewasa >10 Tahun (Wisatawan Nusantara): Rp 60.000
  • Tiket Reguler Anak (3-10 Tahun): Rp 30.000
  • Tiket Reguler Pelajar: Rp 30.000
  • Tiket Reguler (Wisatawan Asing): Rp 350.000 – Rp 450.000.
  • Tiket Terusan Wisatawan Nusantara (Berlaku 2 Hari):
    • Ratu Boko – Borobudur: Dewasa (>10 Tahun) Rp 75.000 dan Anak (3-10 Tahun) Rp 35.000
    • Ratu Boko – Prambanan (Free Shuttle): Dewasa (>10 Tahun) Rp 100.000 dan Anak (3-10 Tahun) Rp 50.000
  • Tiket Paket Terusan (Borobudur-Prambanan-Ratu Boko): Tersedia dengan harga lebih hemat. Disarankan untuk mengecek harga resmi terbaru di website PT Taman Wisata Candi.

Rute & Akses Menuju Candi Ratu Boko

Lokasi Candi Ratu Boko berada di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

  • Dari Kota Yogyakarta: Jarak sekitar 17 km ke arah timur. Perjalanan memakan waktu 45-60 menit tergantung lalu lintas.
  • Rute Terbaik: Gunakan jalur menuju Candi Prambanan. Lokasi gerbang masuk Candi Ratu Boko berada di seberang jalan utama Candi Prambanan (tepatnya di selatan kompleks Prambanan).
  • Transportasi: Dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi (mobil/motor), taksi, atau aplikasi ride-hailing. Parkir tersedia luas di area depan.

Tips Berkunjung untuk Pengalaman Terbaik

Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan waktu terbaik untuk menikmati sunset, maka datanglah pukul 15.30-16.00 agar punya waktu cukup untuk explore dan dapat spot terbaik.

  • Bawa Perlengkapan: Topi, kacamata hitam, sunblock, dan air mineral karena area situs cukup terbuka dan terik.
  • Pakai Sepatu Nyaman: Anda akan banyak berjalan di area bebatuan dan tanah.
  • Bawa Kamera: Pemandangan sangat fotogenik, dari landscape hingga detail arsitektur.
  • Cek Cuaca: Pastikan cuaca cerah untuk melihat sunset yang optimal. Sunset di musim kemarau (Apr-Okt) biasanya lebih jelas.

Keindahan yang Membawa Anda Melintas Waktu

Candi Ratu Boko menawarkan pengalaman wisata yang unik dan lengkap: sejarah, arsitektur, fotografi, dan alam. Lebih dari sekadar melihat reruntuhan, di sini Anda diajak untuk membayangkan kemegahan sebuah istana kuno sambil disuguhi karya seni alam berupa matahari terbenam yang dramatis. 

Situs ini adalah bukti bahwa kejayaan peradaban Mataram Kuno tidak hanya tercermin pada candi-candi pemujaan, tetapi juga pada kemahiran memilih lokasi dan membangun kediaman yang penuh dengan pertahanan dan keindahan panorama.

Jadi, lengkapi perjalanan Anda ke Yogyakarta dengan mengakhiri hari di Candi Ratu Boko. Nikmati momen ketika sejarah bersatu dengan keindahan alam dalam satu bingkai yang sempurna.

Oya satu hal lagi, jika Anda masih ingin berlibur ke Jogja tanpa ribet ngurus transportasi, akomodasi, dan itinerary, silakan hubungi Indo Travel Planner! Liburan berkesan dan nggak perlu pusing lagi ngatur ini itu.

Bagikan:

Artikel Terkait

Leave a Comment